Tanggal 15 agustus, saya bersama teman-teman Indonesia, bertamasya ke Kobe. Kobe merupakan alah satu kota pelabuhan terbesar di Jepang. Selain itu, Kobe terkenal dengan Kobe beef atau wagyu. Rencananya kami akan mengunjungi museum gempa, Masji Kobe, dan Merinken Park.
Museum gempa.
Di lantai tiga, museum menampilkan berbagai memorabilia barang-barang yang menggambarkan kehancuran kota Kobe hingga berbagai barang yang selamat. Ada juga berbagai kit survival yang diberikan ketika masa tanggap darurat. Foto recovery Kobe pun ditampilkan hari demi hari.
Di lantai dua, kita bisa menyaksikan data berbagai bencana alam di bumi, gempa terdahsyat (termasuk Aceh dan Krakatau). Selain itu juga ditampilkan berbagai miniatur konstruksi tahan gempa. Gempa Kobe sungguh telah membuka mata masyarakat Jepang dan mengubah teknik konstruksi bangunan mereka.
Masjid Kobe
Masjid ini merupakan masjid pertama di Jepang dibangun pada tahun 1935. Arsiteknya berkebangsaan Ceko yaitu Jan Josef Švagr. Masjid ini bergaya India berpadu Eropa. Masjid ini selain menjadi tempat ibadah, juga menjadi tujuan wisata.
Hampir setiap hari ada yang bersyahadat di masjid ini, bahkan ketika kami berkunjung pun ada seorang Jepang yang bersyahadat.
Konstruksi masjid ini sangat kuat bahkan bertahan dari serangan sekutu pada Perang Dunia II dan gempa Kobe 1995.
Merinken Park
Merinken park adalah taman pelabuhan kota Kobe. Di sini terdapat Kobe Tower, Merinken park hotel, Harborland, dan Museum Anpanman.
Di sini spot sempurna untuk berfoto :)



