Tanggal 8-8-2015
Pada tanggal ini, akhirnya salah satu impian saya tentang Jepang, terwujud dengan indah. Sebelumnya saya bermimpi bisa bertemu kamen rider, sekarang mimpi yang terwujud adalah merasakan Jepang berada di bawah telapak kaki saya. ya, saya mendaki tanah tertinggi di Jepang, 3.776 mdpl, gunung Fuji, atau orang Jepang memanggilnya Fujisan.
Saya mendaki ditemani tiga teman laboratorium, Yokoi kun, Oba kun, dan Gaku kun. Terdapat empat rute utama pendakian Gunung Fuji. Kami memilih rute yang tidak terlalu berat karena keterbatasan waktu. Kami memilih Yoshida trail. Rute ini diawali di pos lima yaitu Fuji Subaru yang berketinggian 2.305 mdpl. Dari lokasi ini menuju puncak diperlukan tujuh setengah jam perjalanan hingga pos sepuluh atau puncak. Kami pergi dengan merental mobil. Mobil diparkirkan di tempat parkir, dan kami menggunakan bis menuju pos lima. Jarak dari tempat parkir ke pos lima cukup jauh, kira-kira satu jam perjalanan.
Kami memulai pendakian pukul satu siang. Jalan di gunung ini berpasir, namun sudah sangat bersahabat. di ketinggian bisa ditemukan pedagang, bahkan di puncaknya ada vending machine untuk membeli minuman.
Pukul setengah empat sore kami tiba di pos tujuh, kami memesan shelter di sini, dan bersitirahat untuk melanjutkan perjalanan malam pukul sebelas. Kami memang tidak ingin terburu-buru dan ingin lebih menikmati perjalanan ini. Setelah tidur, pukul dua belas malam kami dibangunkan dan melanjutkan perjalanan. Suasana mendaki di sini sangat ramai, bahkan saking ramainya kami harus mengantri. Kami sampai di puncak pukul setengah empat. Antrian sangat panjang terjadi dari pos sembilan menuju puncak. Selain itu, Oba kun sempat mengalami masalah nausia, yaitu pusing dan mual karena kekurangan oksigen, sehingga kita berhenti dahulu cukup lama untuk memulihkan diri.
Alhamdulillah kami tiba tepat di saat matahari terbit. Di area puncak terdapat kuil dan puncak sebenarnya atau titik triangulasi. Banyak turis yang salah mengira dan menganggap puncak gunung fuji adalah tugu di depan kuil. Padahal titik puncak sebenarnya berada di seberang kawah, kita perlu memutar dulu hingga mencapai titik tertinggi, yang ditandai tugu dan tebing yang bisa digunakan untuk berfoto. Nama puncak gunung Fuji adalah Kenga Mine. di titik ini juga terdapat radar cuaca milik badan meteorologinya Jepang. Di area puncak terdapat kawah besar, di dasar kawah, kita masih bisa melihat glester es meskipun sedang musim panas.
Setelah puas berfoto dan memutari kawah, pukul setengah delapan pagi kita turun. Dan setelah menempuh dua setengah jam, pukul setengah sebelas kita berempat tiba di pos lima.
 |
| Titik tertinggi Jepang, 3.776 mdpl |
 |
| Kawan mendaki |
 |
| Tabah Sampai Akhir |
 |
| Kawah gunung Fuji, bagian berwarna putih adalah gletser |
 |
| Shelter yang nyaman dan hangat di pos 7, harganya 6800 yen per malam, lumayan mahal |
 |
| Sunrise |
 |
| Pos lima, Fuji Subaru |
 |
| Sunsrise |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar