Hari Rabu tanggal 8 merupakan hari istimewa, hari itu merupakan entrance ceremony kami diterima sebagai mahasiswa Mie University.... Saya jadi terkenang masa mimosa dulu di UPI yang sangat meriah, dan juga terkenang masa ospek di PSMIL yang sederhana namun mengena.
Pelaksanaan Entrance Ceremony di Jepang tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Bedanya, ketika di UPI dulu, rektor, dan para dekan berjalan menuju panggung, diiringi orkestra, di sini, Rektor dan dekan sudah ada dipanggung, namun layarnya tertutup...ketika layar dibuka, nampak rektor dan dekan sudah duduk rapi (mirip acara masquerade, atau orkestra musik). dan tentu, beda bahasa....Penerimaan siswa magister dan doktoral dibedakan jamnya dengan penerimaan mahasiswa s1.
Hari jum'at juga merupakan hari istimewa bagi saya, karena lab tempat saya akan belajar mengadakan welcome party bagi anak-anak yang baru bergabung. Saya (magister, sendiri) bersama enam belas anak S1 (tingkat 3 dan 4) yang baru menjadi anak bimbingan Kisanuki Sensei di lab Forest Ecology Conservation diterima dalam sebuah acara welcome party. Acara ini diadakan di sebuah restoran China. Sebagai muslim, saya tentu harus menjaga yang saya makan atau minum, karena pesta di Jepang identik dengan minum sake, bir, atau alkohol lainnya. Ada aturan yang unik dalam pesta-pesta di Jepang, pertama sebelum makan selalu ucapkan itadakimashu. Kedua, ketika bersulang ucapkan 'kampai'. Ketiga, ketika sensei memberi minum sake atau alkohol pada kita, jangan coba-coba pulang duluan sebelum pesta selesai (tentu sensei tidak memberi minuman pada saya :) ). Keempat, setelah selesai, seluruh peserta berdiri dan bertepuk tangan sekali untuk menutup pesta.
Hari sabtu, saya diajak Mba Nina menuju Nagoya untuk berlatih menggunakan kereta. Kami pergi bersama mba Nina, Bro Budi, Anak-anak shortstay dari Unsri dan IPB, serta empat orang anak exchange dari Malaysia, yang berasal dari TATI Treangganu. Nagoya berjarak 70 km dari Tsu-Shi, Mie. Di Nagoya, kita berkeliling dari pusat sains Nagoya (tiket 450 yen, harga pelajar + planetarium), Museum Listrik Jepang (gratis), Kuil (lupa namanya), dan Nagoya tower (NHK).
akhirnya... baru keliatan di jepang setelah ada foto ente dan "pribumi" nya..
BalasHapusSEMANGAT BAH!!! #TSA